Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Jadi Orang yang Bermanfaat Sambat, Ga Jadi Melarat

Gambar
Ilustrasi ini cuma buat coba-coba  Aku pernah mendengar sebuah kalimat yang isinya, “Kamu ga bakal bisa nulis sampai kamu merasakan sakit hati”. Aku rasa itu benar. Buktinya sekarang aku mau menulis. Entah apa yang akan ku sampaikan pada tulisanku kali ini. Mungkin rasa sesak. Aku tipikal orang yang suka gak enakan. Sikap orang lain agak beda, ucapannya yang agak menyindir, selalu bikin otakku overthinking. Padahal aku sadar, kita tidak hidup untuk memenuhi ekspektasi orang lain terhadap kita. Tapi kenapa aku selalu berusaha pengen ngebantu mereka, pengen bermanfaat buat mereka, pengen jadi orang yang berguna buat mereka, pengen mereka bangga punya aku, mereka seneng sama aku. Sampe-sampe ngerasa capek sendiri sama keadaan. Dari dulu aku selalu ingin membuat orang diluarku bangga sama aku, kayak yang aku lakuin buat orang tuaku. Kesadaran akan susahnya nyari uang, membuatku tergerak untuk belajar mati-matian sampe ga mikir kondisi fisikku. Dan kebiasaan itu masih berlangsung hi...

APAKAH INI YANG DINAMAKAN PENGORBANAN ?

Gambar
Angkatan PKD ngecamp di Watu Pecak "Hidup Itu Butuh Pengorbanan", aku udah sering banget denger kalimat itu. Cuman masih belom paham sama yang dimaksud berkorban itu sendiri kayak gimana.  Sekarang aku mau cerita tentang apa yang aku alami saat ini. Jadi gini, aku bergabung di sebuah organisasi dan sudah menjadi pengurus, kebetulan aku ada dibidang yang katanya bidang ini merupakan ruh dari si organisasi tersebut, jadi koordnya lagi. Jadi dari situ aku merasa bahwa aku memiliki tanggung jawab yang sangat besar dan pastinya tidak bisa ditinggalkan.  Pertanyaannya sederhana, bagaimana jika suatu ruh keluar dari jasadnya? jawabannya sudah barang pasti mati. Dan aku tidak menginginkan itu. Aku tidak memposisikan diriku sebagai orang yang sangat penting disini, hanya saja ini bentuk refleksiku terhadap amanah yang telah diberikan kepadaku. Karna aku sadar,  ini organisasi besar, yang ada atau tidaknya aku di dalamnya pasti akan tetap besar.  Cuman pada realitanya, tidak s...