Postingan

Drama Tesis Part 1

Gambar
Foto sama penguji dan pembimbing 2, lagi hamil 6 bulan Oke, udah lama ga nulis di blog. Aku akan mulai cerita Drama tesisku dari proses Seminar Proposal. Jadi, setelah pengajuan judulku di ACC sama Kaprodi, aku sempet stagnan selama sebulan ga ngerjain proposal tesisku sama sekali. Gatau kenapa, posisiku sih emang lagi hamil waktu itu. Males bangetttt. Yaaa satu sisi aku emang dapet pembimbing yang malesi banget, ga pernah lama kalo bimbingan, cuma dibuka buka, di coret coret ini suruh ganti, itu suruh ganti. Ga pernah ngijinin kita buat jelasin kenapa kita nulis itu di tesis kita. itu yang aku rasain sih. Dan testimoni dari mahasiswa-mahasiswa lain juga begitu.  Di tengah-tengah proses pengerjaan proposal, tiba-tiba Kaprodiku nyuruh buat ikut lomba karya tulis ilmiah. aku awalnya nolak, dengan alasan waktunya udah mepet, mana bisa artikelku selesai. tapi ternyata, artikelnya udah ada, dan aku tinggal edit sesuai sama template yang sudah ditentukan abis itu bikin PPT dan presentasi...

MAKIN BANYAK UJIAN MAKIN BANYAK BELAJAR

Gambar
Sejak kejadian kemaren, aku banyak belajar. Terutama tentang berharap kepada manusia. Benar dawuh sayyidina Ali bahwa berharap pada manusia adalah sumber kecewa. Dan benar juga bahwa kita akan selalu diuji atas sesuatu yang kita cintai. Sebagai anak yang tumbuh dalam keluarga yang selalu menjaga konsistensi dan menjunjung tinggi kejujuran adalah anugrah terindah yang patut aku syukuri. Namun karena tumbuh di lingkungan seperti itu pula aku menjadi manusia yang begitu polos, mudah percaya, dan diperdaya. Tidak pernah terbesit sedikitpun dalam pikiranku untuk mengecewakan orang lain, terlebih mereka yang menaruh harap padaku. Tapi bukan berarti hal itu dapat menjamin orang lain akan melakukan hal yang serupa kepadaku, bahkan yang terjadi sebaliknya. Iya, dusta dan pengkhianatan. Kecewa itu hadir menyambar dadaku, sangat diluar dugaan. Orang yang ku percaya, orang yang dinilai polos, kalem, memiliki kesabaran tingkat dewa oleh semua orang, juga memiliki cakar yang tajam untuk mencabik...

DIAKU #Part6

Gambar
  Ranupane Untuk siapapun yang membaca tulisan ini, nyuwun pangestunipun. Kami akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Semoga segalanya dilancarkan, disehatkan, dan doakan kami agar menjadi keluarga yang mashlahah. Dia akan memenuhi janjinya untuk menikahiku. Aku tahu ini adalah hal yang sulit baginya, bukan karena dia tak ingin, namun kondisinya yang belum mendukung untuk itu. Tapi dia berusaha untuk menerima segala resikonya. Rencana awal, mau nikah pas aku lulus S1 tahun kemaren. Tapi karena dia kepilih jadi ketum, akhirnya diundur sampai dia demis. Tapi sekarang dipercepat. Sebelum dia demis. Dia sudah tau resikonya bahwa dia akan menjadi bahan omongan. Dia adalah satu-satunya ketum di Lumajang yang nikah dulu sebelum demis. Dia belum punya kerjaan tetap, dia juga masih akan disibukkan dengan organisasinya. Aku juga masih harus kuliah di kota sebelah. Dan masih banyak hal lain yang tidak bisa ku deskripsikan disini. Lengkap sudah segala resikonya. Tapi dia sudah si...

DIAKU #Part5

Gambar
  Foto aku pas PKL  Di tahun kedua bersamanya, semua mulai berubah dan hilang. Tentu masing-masing dari kami akan mengatakan bahwa “aku nggak berubah”. Tapi masing-masing dari kami sudah merasa bahwa “kita sudah berubah”. Tentu masing-masing dari kami akan merasa paling benar, dan masing-masing dari kami akan merasa menjadi pihak yang tersakiti. Dan ditulisan kali ini aku akan membahas sudut pandangku. Tentu kita ingin menjadi versi terbaik untuk pasangan kita, tentu jika kita memang benar-benar cinta, kita tidak akan menyakiti yang kita cintai. Awal mula dekat, semua terasa begitu indah dan tidak ada yang kurang, namun seiring berjalannya waktu mulai nampak kekurangan dan bermacam ujian. Wajar lah ya, karena memang tidak ada yang tetap kecuali perubahan. Namun perubahan yang aku alami dalam hubungan ini sangat signifikan, sebab dia sudah beralih ke jabatan yang lebih tinggi. Yaaaaa pastinya sudah jarang ketemu, pastinya sudah jarang komunikasi, pastinya kebiasaan lama...

DIAKU #Part4

Gambar
Oke, mari kita menulis lagi, mencoba mendeskripsikannya lagi. Beberapa waktu lalu, tepat pada tanggal 19 Februari 2023 dia terpilih menjadi ketua umum PC PMII Lumajang. Terdengar keren, tapi nggak se keren itu. Sebenarnya dia sudah tidak ingin melanjutkan prosesnya di cabang, namun karena desakan dari komisariatku (komisariat asal dia), dia akhirnya mau maju. Sebelum nama dia muncul, aku dan pengurus komisariat yang lain sepakat mengusung si B sebagai calon ketua cabang dalam rapat kecil di warung depan kampus pada tanggal 9 Februari 2023. Dan ketua komis mengatakan bahwa hal  tersebut akan dia bawa ke mabinkom untuk didiskusikan. Mabinkom mendesak ketua komis untuk memunculkan calon, katanya karena sekarang giliran ‘komis’ ini maju. Namun tiba-tiba pada tanggal 14 Februari, dia diajak ketemu sama ketua komisku dan diminta untuk maju menjadi calon karena si B ga mau. Padahal, dia udah tenang dan santai sejak setelah PKL dan hanya tinggal menunggu masa pendemisioneran. Bahkan sehari...

DINAMIKA KONFERCAB YANG AKU RASA

Gambar
(Hari screening MAPABA VI Tarbiyah tanggal 07 November 2021) Pas itu, sore, abis pulang rapat soal MAPABA di Bang.Id, Tiba-tiba orang orang pada nelfonin aku. Posisiku udah nyampe rumah. Pas kutanya ada apa ? katanya aku disuruh ke komisariat, karna mau ada rapat. Lah aku ga bisa, udah capek banget juga. Gimana juga yang mau ijin ke orang tua, pasti ga dibolehin. Jadinya perwakilan dari rayon itu ada roni, fifi, dan pak yon hasan. Ternyata mau bahas soal konfercab. Dan itu dihadiri oleh senior ketum Anwar, Kak Hasan Baidowi, sama Cak Aan. Forum itu juga ada dari komisariat, dan dua rayon. Aku jadiin fifi sebagai informanku disana, minta dia untuk nge rekam obrolan mereka disana. Yaa inti yang aku dapet sih senior ngajak duduk karna dari komisariat tidak ada persiapan, mau senior itu adalah meskipun Syarifuddin tidak menyalonkan tapi harus tetap ada persiapan. Karna hal ini juga akan berdampak pada posisi senior kita yang ingin melanjutkan proses ke cabang. Oke, keesokan harinya a...

Drama Motor Mogok

Gambar
foto di Banyuwangi acara sarasehan with Gubernur Jatim Hari ini, tertanggal 19 Mei 2022. Aku melaksanakan rapat PKD bersama sekretarisku dan didampingi oleh si dia. Iya dia kekasihku. Singkat cerita kami sudah berkumpul dan memusyawarahkan agenda besar kami. Setelah si sekretaris pulang, tinggal aku dan dia. Entah kenapa aku beberapa kali melamun, dan beberapa kali juga ditanya olehnya aku kenapa. Aku hanya menjawab aku tidak sedang memikirkan apapun. Tatapanku memang sekosong itu, seperti ada beban. Padahal jika bersamanya aku akan selalu merasa tenang. Awalnya aku hanya mengajaknya untuk gabung dan mendampingi rapat kami. Namun karna ada kendala sepeda yang akinya mati makanya aku sekalian memintanya untuk mengantarku ke bank. Biar aku ga ribet ribet minta tolong orang buat nyalain sepedaku. Misi ke bank sudah selesai. Terus aku balik deh , sepedanya dinyalain sama dia. Sebelumnya, pas abis solat asar dia bilang kalo mau langsung pulang dan gak jadi silaturrahim. Seperti biasa,...